EUR/USD tampaknya telah menemui resistensi tepat di bawah 1,1800 untuk saat ini. Penjual telah kesulitan untuk memaksakan pergerakan lebih rendah dari area ini, membuat pasangan ini terjebak dalam pola bertahan. Dengan Federal Reserve (Fed) dan Bank Sentral Eropa (ECB) kini tidak lagi fokus, perhatian beralih kembali ke data yang masuk.
Pemantulan moderat pada Dolar AS (USD) membuat EUR/USD sedikit defensif menjelang akhir sesi Amerika Utara pada hari Kamis, dengan spot melayang di sekitar area 1,1800 dalam kisaran yang relatif ketat.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), melonjak ke level tertinggi dua pekan dan mendekati level 98.00. Pergerakan ini didorong oleh nada penghindaran risiko yang dominan, bahkan ketika imbal hasil Treasury AS turun melintasi kurva.
Fed: percaya diri, tapi tetap sabar
The Fed mempertahankan Kisaran Target Dana Fed (FFTR) tidak berubah di 3,50% hingga 3,75% pada pertemuan bulan Januari, sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi.
Para pengambil kebijakan memberikan nada yang lebih optimis terhadap pertumbuhan, sementara inflasi masih digambarkan relatif tinggi. Yang penting, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tidak lagi melihat risiko ketenagakerjaan memburuk. Keputusan tersebut disetujui melalui pemungutan suara 10 berbanding 2, dengan dua anggota berbeda pendapat dan mendukung pemotongan 25 basis poin.
Ketua Jerome Powell mengatakan pengaturan kebijakan saat ini masih tepat dan menekankan bahwa keputusan akan terus diambil dalam pertemuan, tanpa jalur yang telah ditentukan sebelumnya. Ia meremehkan kenaikan inflasi baru-baru ini karena sebagian besar disebabkan oleh tarif, dan mencatat bahwa disinflasi jasa masih berlangsung dan tidak ada seorang pun di Komite yang melihat kenaikan suku bunga sebagai kasus dasar.
ECB: mode menunggu, tapi hati-hati
ECB juga membiarkan ketiga kebijakan suku bunga tidak berubah, dalam keputusan bulat yang memenuhi ekspektasi pada hari Kamis.
Selain itu, para pengambil kebijakan menegaskan kembali bahwa inflasi masih berada pada jalur untuk stabil pada target 2% dalam jangka menengah, dan tidak ada data terbaru yang secara signifikan mengubah perkiraan dasar inflasi. Selain itu, indikator upah menunjukkan moderasi, meskipun harga layanan dan upah masih dalam pengawasan. Bank sentral terus memperhitungkan rendahnya inflasi pada tahun 2026.
Berbicara setelah pertemuan tersebut, Presiden Christine Lagarde mengatakan risiko secara umum seimbang dan menekankan bahwa kebijakan tetap tangkas dan berbasis data. Dewan Pengatur (GC) membahas pergerakan nilai tukar baru-baru ini, menilai pergerakan tersebut berada dalam kisaran historis dan menegaskan kembali bahwa tidak ada target nilai tukar, memperkuat pesan bahwa kebijakan tidak terkunci pada arah yang telah ditentukan.
Posisi: mendukung, namun kehilangan momentum
Data posisional masih mendukung euro, meskipun antusiasme tampaknya mulai mereda.
Angka Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC) untuk pekan yang berakhir 27 Januari menunjukkan posisi net buy non-komersial naik ke level tertinggi dua minggu mendekati 132,1 ribu kontrak. Pada saat yang sama, pemain institusional menambah posisi short, yang sekarang berada di sekitar 181,6 ribu kontrak.
Selain itu, open interest meningkat tajam ke level tertinggi enam minggu di sekitar 929,3 ribu kontrak, menunjukkan peningkatan partisipasi, meskipun disertai keyakinan yang lebih tentatif.
Apa yang harus ditonton selanjutnya
Jangka pendek: Sejauh ini, fokus investor masih tertuju pada USD. Pasar menunggu data AS, terutama output pasar tenaga kerja dan angka inflasi. Di Eropa, pertemuan ECB saat ini tampaknya tidak akan menjadi pendorong yang berarti bagi valuta asing.
Resiko: Fed yang tetap berhati-hati dalam jangka waktu yang lebih lama dapat dengan cepat mengembalikan momentum ke arah USD. Dari sudut pandang teknis, penembusan tegas di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari juga akan meningkatkan risiko koreksi yang lebih dalam.
Sudut teknologi
Tekanan bearish yang berkelanjutan dapat mendorong EUR/USD menantang basis Februari di 1,1775 (2 Februari). Setelah wilayah tersebut ditembus, spot mungkin mengunjungi SMA sementara 55-hari dan 100-hari di 1,1707 dan 1,1677, di depan SMA 200-hari utama di 1,1614. Turun dari sini adalah terendah November 2025 di 1,1468 (5 November) sebelum terendah Agustus 2025 di 1,1391 (1 Agustus).
Sebaliknya, resistensi langsung muncul di batas atas tahun 2026 di 1,2082 (28 Januari). Penembusan di atasnya menunjukkan potensi pergerakan menuju tertinggi Mei 2021 di 1,2266 (25 Mei) dan tertinggi 2021 di 1,2349 (6 Januari).
Berbicara tentang indikator momentum, Relative Strength Index (RSI) terlihat berkonsolidasi di sekitar 52, sedangkan Average Directional Index (ADX) di dekat 32 masih menunjukkan tren yang kuat.
-1770317905023-1770317905024.png&w=1536&q=95)
Intinya
Untuk saat ini, EUR/USD lebih banyak didorong oleh perkembangan di AS dibandingkan apa pun yang terjadi di zona euro.
Sampai The Fed menawarkan panduan yang lebih jelas mengenai jalur suku bunga pada tahun 2026, atau zona euro memberikan siklus kenaikan yang lebih meyakinkan, setiap kenaikan kemungkinan akan terjadi secara bertahap dan bukannya menjadi terobosan yang bersih dan tegas.
