Dolar Australia (AUD) akhirnya menemukan pijakannya pada hari Rabu, mendorong AUD/USD kembali di atas angka 0,6500 setelah lima hari berturut-turut berada di zona merah.
Yang menarik adalah pemulihan terjadi bahkan tanpa pendorong yang jelas dari dolar AS (USD). Para pedagang masih mencerna data yang lebih kuat dari perkiraan dari Laporan Ketenagakerjaan Nasional (ADP) ADP dan Indeks Manajer Pembelian Jasa (PMI) ISM, yang keduanya memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (FED) dapat menunda penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Desember.
Pada saat yang sama, drama penutupan pemerintah AS yang belum terselesaikan terus membayangi pasar, menjaga sentimen risiko tetap rapuh dan kembali memberikan dukungan aman terhadap dolar.
Australia: Mampu, tetapi menunjukkan beberapa tekanan
Perekonomian Australia memang belum mencapai rekor apa pun, namun lebih baik dari perkiraan. PMI bulan Oktober beragam, dengan manufaktur merosot kembali di bawah angka 50 menjadi 49,7 (dari 51,4), sementara jasa naik ke 53,1 (dari 52,4).
Di tempat lain, penjualan ritel naik 1,2% di bulan Juni, dan surplus perdagangan bulan Agustus menyempit sedikit menjadi $1,25 miliar. Investasi bisnis juga meningkat di Triwulan ke-2, membantu pertumbuhan PDB sebesar 0,6% QOQ dan 1,1% YoY. Memang tidak sepenuhnya tumbuh, namun hal ini menunjukkan masih ada momentum di bawahnya.
Meskipun demikian, pasar tenaga kerja mulai melemah. Pengangguran naik menjadi 4,5% pada bulan September (dari 4,3%), sementara pertumbuhan lapangan kerja melambat menjadi 14,9 ribu. Tidak ada yang mengkhawatirkan, namun laju perekrutan tampaknya melambat.
RBA: Tetap tenang dan bijaksana
Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga stabil di 3,60% untuk pertemuan kedua berturut-turut pada hari Selasa, menyajikan perkiraan. Keputusan tersebut diambil dengan suara bulat, dan pesan yang disampaikan jelas: tidak perlu terburu-buru untuk bergerak ke arah yang sama.
RBA mengakui bahwa tekanan inflasi masih relatif kuat, namun juga mencatat bahwa pasar tenaga kerja tetap ketat meskipun terjadi sedikit peningkatan pengangguran. Gubernur Michele Bullock menggambarkan sikap saat ini sebagai “cukup mendekati netral,” tanpa kecenderungan yang jelas terhadap pengetatan atau pelonggaran.
Ia juga menekankan bahwa pemotongan sebesar 75bps yang sudah ada tidak sepenuhnya berdampak pada perekonomian. Para pengambil kebijakan sedang mengamati apakah permintaan mulai melebihi pasokan. Untuk saat ini, pasar hanya memperkirakan pelonggaran sekitar 3 bps pada pertemuan tanggal 9 Desember, dan sekitar 13 bps pada awal tahun 2026.
Tiongkok: Masih mengambil keputusan
Prospek Australia masih terkait erat dengan nasib Tiongkok. PDB Tiongkok tumbuh 4,0% YoY di Q3, sementara penjualan ritel naik 3,0%. PMI manufaktur yang merupakan lembaga pemeringkat turun menjadi 50,6, dan PMI jasa melemah menjadi 52,6 pada bulan Oktober, sebuah tanda bahwa momentum mulai mendatar.
Selain itu, surplus perdagangan Tiongkok menyempit dari $103,33 miliar menjadi $90,45 miliar pada bulan September, sementara CPI tetap negatif sebesar -0,3% YoY.
Perlu dicatat bahwa pada awal bulan Oktober, Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mempertahankan Suku Bunga Pinjaman Utama (LPR) tidak berubah pada 3,00% (satu tahun) dan 3,50% (lima tahun), seperti yang diperkirakan secara luas.
Tampilan Teknis
Tidak ada perubahan pada tema konsolidasi luas di sekitar AUD/USD, dengan SMA 200-hari utama muncul sebagai zona pertarungan utama di sekitar 0,6440, wilayah yang didukung oleh posisi terendah bulan Oktober.
Kebangkitan kembali tren pelemahan dapat mendorong AUD/USD menantang SMA 200-hari utama di 0,6445, menjelang Lembah Oktober di 0,6440 (14 Oktober). Kemunduran tambahan dapat mendorong pengujian palung Agustus di 0,6414 (21 Agustus) menjelang terendah Juni di 0,6372 (23 Juni).
Jika Bulls mendapatkan kembali kendali, terdapat penghalang langsung di bulan Oktober di 0,6629 (1 Oktober). Jika pasangan ini melampaui latte, maka pasangan ini dapat mencoba untuk bergerak ke batas atas tahun 2025 di 0,6707 (17 September), yang didukung oleh puncak tahun 2024 di 0,6942 (30 September), dan level pivot 0,7000.
Selain itu, indikator-indikator momentum memberikan harapan akan potensi pemulihan: Relative Strength Index (RSI) melambung melewati level 45, menunjukkan potensi kenaikan, sementara rata-rata indeks arah (ADX) di atas 16 menunjukkan tren yang masih teredam.
Grafik harian AUD/USD

Membawa pergi
Untuk saat ini, AUD/USD tetap terikat antara 0,6400 dan 0,6700, menunggu katalis yang jelas, baik itu data dari Tiongkok, langkah The Fed selanjutnya, nada RBA, atau pergeseran lanskap perdagangan AS-Tiongkok.
