NZD/USD mempertahankan kenaikan di atas 0,5600 meskipun pasar berhati-hati menjelang pelantikan Trump

oleh
  • NZD/USD tetap menguat meskipun ada suasana hati-hati menjelang pelantikan Presiden Donald Trump pada hari Senin.
  • Para pedagang berhati-hati di tengah ketidakpastian mengenai janji kebijakan Trump, termasuk penerapan tarif dan perluasan pemotongan pajak.
  • PBoC mempertahankan Suku Bunga Pinjaman Utama satu dan lima tahun masing-masing sebesar 3,10% dan 3,60%.

Pasangan NZD/USD menghentikan penurunan dua hari berturut-turutnya, diperdagangkan di sekitar 0,5610 waktu Asia pada hari Senin. Kenaikan pasangan ini didorong oleh lemahnya Dolar AS (USD) di tengah sentimen pasar yang berhati-hati menjelang pelantikan Presiden Donald Trump hari ini. Selain itu, pasar AS akan tetap tutup pada hari Senin untuk memperingati Hari Martin Luther King Jr.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja USD terhadap enam mata uang utama, berada di sekitar 109,10 pada saat penulisan. Meski begitu, Greenback mendapat dukungan karena imbal hasil Treasury AS meningkat, dipicu oleh kekhawatiran terhadap kebijakan yang diusulkan Trump, termasuk potensi tarif, perpanjangan pemotongan pajak, dan langkah-langkah imigrasi yang lebih ketat. Para analis berpendapat bahwa keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) di masa depan mungkin bergantung pada seberapa agresif kebijakan ini diterapkan.

Pelaku pasar akan memantau dengan cermat perintah eksekutif Trump, yang diperkirakan akan segera menyusul setelah ia menjabat. Sementara itu, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya pada pertemuan bulan Januari, dan sebagian besar ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan suku bunga lagi di bulan Maret.

Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan mempertahankan Lending Prime Rate (LPR) tidak berubah. Suku Bunga Pinjaman Utama (LPR) 1 tahun tetap sebesar 3,10%, sedangkan LPR 5 tahun berada pada 3,60%. Karena Tiongkok dan Selandia Baru adalah mitra dagang yang dekat, setiap perubahan dalam perekonomian Tiongkok dapat berdampak pada pasar Antipodean.

NZD juga menguat menyusul data ekonomi yang kuat dari Tiongkok. Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok tumbuh 5,4% sepanjang tahun pada kuartal keempat tahun 2024 setelah melaporkan ekspansi sebesar 4,6% pada kuartal ketiga. Data tersebut mengalahkan konsensus pasar sebesar 5% pada periode yang dilaporkan, dengan selisih yang besar. Selain itu, Penjualan Ritel tahunan bulan Desember naik 3,7% dibandingkan perkiraan 3,5% dan 3,0% sebelumnya, sementara Produksi Industri sebesar 6,2% dibandingkan perkiraan 5,4% dan 5,4% di bulan November.

No More Posts Available.

No more pages to load.