WTI bertahan stabil di atas $73,50 di tengah penguatan Dolar AS dan potensi gangguan pasokan

oleh
  • Harga WTI diperdagangkan datar mendekati $73,65 di awal sesi Asia pada hari Jumat.
  • Penguatan Greenback mempengaruhi harga WTI dalam mata uang USD.
  • Potensi gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik dan meningkatnya permintaan dapat membatasi kelemahan WTI.

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan sekitar $73,65 pada hari Jumat. Harga WTI datar karena penguatan Dolar AS (USD) secara umum mengimbangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan.

Penguatan USD akibat sikap hati-hati Federal Reserve (Fed) AS berdampak pada harga WTI karena membuat minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Risalah rapat FOMC yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan Fed menyatakan kekhawatirannya terhadap inflasi dan dampak kebijakan Presiden Donald Trump. Pejabat Fed telah mengindikasikan bahwa mereka akan bergerak lebih lambat dalam penurunan suku bunga karena ketidakpastian.

Di sisi lain, meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dan peningkatan permintaan dapat mendukung emas hitam. Pemerintahan Biden berencana menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap ekspor minyak Rusia menjelang pelantikan Donald Trump pada 20 Januari.

Data yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Administration (EIA) awal pekan ini menunjukkan persediaan minyak AS turun pada pekan lalu, menandakan peningkatan permintaan energi di tengah musim dingin yang keras di AS, Eropa, dan Asia.

No More Posts Available.

No more pages to load.