FOMC Juni Beri Tekanan Pada Dolar AS, Peluang Pelemahan Jangka Pendek Meningkat

oleh
  • Dolar AS mengalami tekanan jual yang parah setelah angka ADP yang lemah di bulan Juni.
  • Pasar meningkatkan pertaruhan mereka terhadap penurunan suku bunga Fed pada bulan September.
  • Risalah rapat FOMC pada pertemuan bulan Juni menunjukkan bahwa para anggotanya mengakui perekonomian 'tenang'.

Pada hari Rabu, Dolar AS, yang diwakili oleh Indeks Dolar (DXY), jatuh ke level terendah sejak 18 Juni di sekitar 105,20 menyusul rilis data pasar tenaga kerja ADP yang kuat. Selain itu, risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Juni menunjukkan bahwa para anggota mengakui bahwa tekanan harga mulai berkurang, begitu pula perekonomian secara keseluruhan.

Tanda-tanda disinflasi dan melemahnya pasar tenaga kerja semakin terlihat jelas dalam perekonomian AS, sehingga memicu keyakinan akan kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan September. Namun, para pejabat Federal Reserve (Fed) menunjukkan sikap menahan diri dan mempertahankan sikap mereka yang bergantung pada data.

Penggerak pasar harian: Dolar AS tergelincir karena data ADP yang kuat dan Risalah FOMC

  • Pekerjaan sektor swasta di AS yang dilaporkan oleh ADP mencerminkan penurunan dengan peningkatan sebesar 150 ribu pada bulan Juni, berbeda dengan perkiraan angka revisi sebesar 160 ribu.
  • Akhir pekan ini, sorotan utama terletak pada data Non-Farm Payrolls bulan Juni yang akan dirilis pada hari Jumat. Konsensus Bloomberg memperkirakan penurunan menjadi 190 ribu dari 272 ribu di bulan Mei, namun rumor saat ini mengarah ke 198 ribu.
  • Dalam Risalah sesi dua hari pada 11-12 Juni, pejabat Federal Reserve mengakui tanda-tanda perlambatan perekonomian AS.
  • Peserta juga mengamati bahwa “tekanan harga mereda.” Namun, mereka tidak menerima penurunan suku bunga dan merekomendasikan untuk mempertahankan pendekatan yang hati-hati dan menahan diri untuk tidak melakukan pemotongan sampai ada evaluasi lebih lanjut.
  • Pasar merasakan peluang 70% penurunan suku bunga di bulan September.

Tinjauan teknis DXY: Pembeli menyerah dan kehilangan SMA 20-hari

Pada hari Rabu, prospek DXY berubah negatif dalam jangka pendek dengan Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) kini berada di wilayah negatif.

Sorotannya adalah harga bullish kehilangan posisinya di atas Simple Moving Average (SMA) 20 hari. Pasar harus memantau potensi kemunduran menuju zona 105,00 dan 104,50. Pada sisi positifnya, bekas support SMA 20-hari di 105,40 kini menjadi garis resistance.

No More Posts Available.

No more pages to load.