- EUR/USD turun dari 1,0800 karena investor menjadi berhati-hati menjelang pembacaan inflasi utama AS dan data PDB Kuartal 1 Zona Euro.
- Indeks harga zona euro berada di jalur yang tepat untuk kembali ke 2% seiring dengan menurunnya inflasi jasa menjadi 3,7%.
- Data inflasi AS akan mempengaruhi prospek penurunan suku bunga Fed pada bulan September.
EUR/USD turun sedikit di bawah level resistensi melingkar 1,0800 di sesi Eropa hari Selasa. Pasangan mata uang utama turun karena investor menunggu rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk bulan April dan data awal Produk Domestik Bruto (PDB) Zona Euro, yang akan dirilis pada hari Rabu.
Data inflasi konsumen AS akan secara signifikan mempengaruhi spekulasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed), yang diperkirakan akan dimulai pada pertemuan bulan September. CPI AS tetap lebih tinggi dari perkiraan pada kuartal pertama tahun ini karena kondisi pasar tenaga kerja yang ketat dan belanja rumah tangga yang kuat. Oleh karena itu, investor akan fokus pada hal ini karena kelanjutan dari isu hangat ini akan memaksa para pedagang untuk mengurangi taruhan mereka terhadap penurunan suku bunga Fed pada bulan September. Data inflasi yang lemah juga akan mengimbangi optimisme penurunan suku bunga The Fed yang dibangun di tengah melemahnya kondisi pasar tenaga kerja.
Ringkasan harian penggerak pasar: EUR/USD sedikit melemah menjelang data penting
- EUR/USD turun sedikit di bawah resistensi utama di 1,0800. Pasangan mata uang utama bergerak dalam kisaran perdagangan pada hari Senin karena Dolar AS tetap stabil menjelang rilis pembacaan inflasi produsen dan konsumen untuk bulan April. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan secara stabil di atas support utama di 105,00.
- Data inflasi konsumen AS akan menjadi acara utama minggu ini, yang diperkirakan akan mereda. Namun sebelum itu, investor akan fokus pada data Indeks Harga Produsen (PPI) yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (21:30 WIB) hari Selasa. Investor memperkirakan inflasi produsen akan tetap tinggi. IHPR headline tahunan diperkirakan meningkat sebesar 2,2% dari angka sebelumnya sebesar 2,1%, dengan angka inti terus meningkat sebesar 2,4%.
- Di sisi lain Atlantik, investor menunggu PDB awal Kuartal 1 Zona Euro, yang diperkirakan akan tumbuh dengan kecepatan stabil. PDB triwulanan dan tahunan diproyeksikan akan terus meningkat masing-masing sebesar 0,3% dan 0,4%. Pertumbuhan PDB yang tinggi akan memberikan kelegaan bagi para pengambil kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB), yang berencana untuk mulai menurunkan suku bunga pinjaman mulai pertemuan bulan Juni.
- Tekanan harga dalam perekonomian Zona Euro berada pada jalur yang tepat untuk kembali ke tingkat yang diinginkan yaitu sebesar 2% seiring dengan inflasi jasa, yang tetap konsisten pada angka 4% pada periode November-Maret, menurun tajam menjadi 3,7% pada bulan April. Pasar keuangan memperkirakan ECB akan menurunkan suku bunga sebesar 70 basis poin (bps) tahun ini.
Analisis Teknis: EUR/USD menghadapi tekanan di dekat 1,0800
EUR/USD menghadapi tekanan jual di dekat level resistensi melingkar 1,0800. Exponential Moving Average (EMA) 200 hari di dekat 1,0800 bertindak sebagai penghalang kuat bagi kenaikan harga Euro.
Meski begitu, pasangan mata uang utama ini berada di jalur menuju batas menurun dari pola Segitiga Simetris yang terbentuk pada kerangka waktu harian, yang diplot dari tertinggi 28 Desember di sekitar 1,1140. Batas lereng atas pola segitiga terlihat dari harga terendah 3 Oktober di 1,0448. Formasi Segitiga Simetris menunjukkan kontraksi volatilitas yang tajam.
Relative Strength Index (RSI) 14 periode berosilasi di kisaran 40,00-60,00, menunjukkan ketidakpastian di kalangan pelaku pasar.
