Harga perak (XAG/USD) naik pada hari Senin, menurut data FXStreet. Perak diperdagangkan pada $27,10 per troy ounce, naik 2,04% dari harga hari Jumat $26,56.
Harga perak telah meningkat sebesar 6,40% sejak awal tahun.
| Ukuran unit | Harga Hari Ini |
|---|---|
| Harga perak per troy ons | $27,10 |
| Harga perak per gram | $0,87 |
Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah troy ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamai nilai satu troy ons Emas, berada di 85,48 pada hari Senin, turun dari 86,67 pada hari Jumat.
Investor dapat menggunakan rasio ini untuk menentukan penilaian relatif Emas dan Perak. Beberapa orang mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah – atau Emas dinilai terlalu tinggi – dan mungkin membeli Perak atau menjual Emas sesuai dengan nilai tersebut. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah dibandingkan Perak.
Pertanyaan Umum Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, ini telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, para pedagang mungkin beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, karena nilai intrinsiknya atau sebagai potensi lindung nilai selama periode inflasi tinggi. Investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Exchange Traded Funds, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga perak bisa bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau kekhawatiran terjadinya resesi yang mendalam dapat menyebabkan harga Perak naik karena statusnya yang aman, meskipun pada level yang lebih rendah dibandingkan Emas. Sebagai aset non-yielding, Perak cenderung meningkat dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menahan harga Perak, sementara Dolar yang lemah kemungkinan akan mendorong harga lebih tinggi. Faktor-faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih banyak dibandingkan Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat mempengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, terutama di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena perak memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dibandingkan semua logam – melebihi Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat menaikkan harga, sedangkan penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika perekonomian AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi terhadap perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia untuk perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya juga ikut naik, karena statusnya sebagai aset safe-haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk setara dengan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan penilaian relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah dibandingkan Perak.
