Analisis Teknik EUR/USD: Bull Masih Berkuasa dengan Support di 1.0750

oleh
  • EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran ketat di atas 1,0750 pada Senin pagi.
  • Prospek teknis jangka pendek menunjukkan bahwa tren bullish masih utuh.
  • Komentar dari pejabat Fed dan persepsi risiko dapat mendorong tindakan pasangan ini.

EUR/USD diperdagangkan dalam saluran sempit sedikit di atas 1,0750 pada Senin pagi setelah menutup minggu sebelumnya di wilayah positif. Gambaran teknikal menunjukkan bahwa pasangan mata uang ini mungkin tetap bullish dalam waktu dekat.

Rilis data yang mengecewakan dari AS membuat Dolar AS (USD) melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat dan membantu EUR/USD bergerak lebih tinggi menjelang akhir pekan.

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS meningkat sebesar 175.000 pada bulan April, Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan. Angka tersebut meleset dari ekspektasi pasar sebesar 243.000. Selain itu, Tingkat Pengangguran naik lebih tinggi menjadi 3,9% dari 3,8%. Sementara itu, PMI Jasa ISM turun menjadi 49,4 di bulan April dari 51,4 di bulan Maret, mengindikasikan adanya kontraksi pada aktivitas bisnis sektor jasa.

Eurostat akan mempublikasikan data Indeks Harga Produsen (PPI) untuk bulan Maret nanti, yang kemungkinan tidak akan memicu reaksi pasar yang signifikan. Kalender ekonomi AS tidak akan menawarkan rilis data tingkat tinggi apa pun.

Investor akan memperhatikan komentar pejabat Federal Reserve (Fed). Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan kepada Bloomberg TV pada hari Jumat bahwa angka lapangan kerja kuat. Anggota Dewan Gubernur Fed Michelle W. Bowman mencatat bahwa ada risiko positif terhadap prospek inflasi dan menambahkan bahwa dia terbuka untuk menaikkan suku bunga jika data menunjukkan terhentinya atau pembalikan kemajuan inflasi.

Jika pengambil kebijakan Fed menyampaikan pernyataan hawkish, USD bisa rebound dan membebani EUR/USD.

Sementara itu, indeks saham berjangka AS terakhir terlihat diperdagangkan beragam hari ini. Pembukaan bullish di Wall Street dapat mempersulit USD untuk menemukan permintaan di sesi Amerika.

Analisis Teknis EUR/USD

EUR/USD naik di atas Simple Moving Average (SMA) periode 200 untuk pertama kalinya dalam tiga minggu pada hari Jumat dan menutup empat candle 4 jam terakhir di atas level tersebut. Selain itu, Relative Strength Index tetap berada di atas 60, mencerminkan tren bullish.

Pada sisi atas, 1,0790-1,0800 (Fibonacci retracement 50% dari tren turun baru-baru ini, level statis) sebagai resisten pertama sebelum 1,0830 (Fibonacci retracement 61,8%) dan 1,0900 (Fibonacci retracement 78,6%).

Support terdekat terletak di 1,0750 (SMA 200-periode, Fibonacci retracement 38,2%) sebelum 1,0720 (SMA 20-periode, SMA 50-periode) dan 1,0700 (Fibonacci retracement 23,6%).

Pertanyaan Umum Euro

Euro adalah mata uang 20 negara Uni Eropa yang tergabung dalam Zona Euro. Ini adalah mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan di dunia setelah Dolar AS. Pada tahun 2022, itu terhitung untuk 31% dari seluruh transaksi valuta asing, dengan rata-rata omset harian melebihi $2,2 triliun per hari. EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, akuntansi dengan perkiraan diskon 30% untuk semua perdagangan, diikuti oleh EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%) dan EUR/AUD (2%).

Bank Sentral Eropa (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank cadangan untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter. Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti mengendalikan inflasi atau merangsang pertumbuhan. Alat utamanya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi – atau ekspektasi akan suku bunga yang lebih tinggi – biasanya akan menguntungkan Euro dan sebaliknya. Dewan Pengurus ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan tersebut dibuat oleh kepala bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB Christine Lagarde.

Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen Harmonisasi (HICP), merupakan ekonometrik penting bagi Euro. Jika inflasi meningkat lebih dari yang diharapkan, terutama jika melebihi target ECB sebesar 2%, maka hal ini mewajibkan ECB untuk menaikkan suku bunga agar dapat kembali terkendali. Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain biasanya akan menguntungkan Euro, karena menjadikan kawasan ini lebih menarik sebagai tempat bagi investor global untuk menaruh uangnya.

Rilis data mengukur kesehatan perekonomian dan dapat berdampak pada Euro. Indikator-indikator seperti PDB, PMI Manufaktur dan Jasa, lapangan kerja, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat mempengaruhi arah mata uang tunggal. Perekonomian yang kuat berdampak baik bagi Euro. Hal ini tidak hanya akan menarik lebih banyak investasi asing namun juga dapat mendorong ECB untuk menurunkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Jika tidak, jika data perekonomian lemah, Euro kemungkinan besar akan melemah. Data ekonomi untuk empat negara terbesar di kawasan euro (Jerman, Perancis, Italia dan Spanyol) sangat penting, karena negara-negara tersebut mencakup 75% perekonomian zona Euro.

Rilis data penting lainnya untuk Euro adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara pendapatan suatu negara dari ekspor dan jumlah yang dibelanjakan untuk impor pada periode tertentu. Jika suatu negara menghasilkan ekspor yang sangat dicari maka mata uangnya akan memperoleh nilai semata-mata dari permintaan tambahan yang diciptakan dari pembeli asing yang ingin membeli barang-barang tersebut. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk saldo negatif.

No More Posts Available.

No more pages to load.